Komposisi Pembiayaan Disumbang Oleh Segmen Komersial

Kami memiliki IMTI 2019, yang mengadopsi standar GMTI untuk muncul sebagai tujuan wisata halal terbaik di GMTI 2019, jelasnya. Yahya mencatat bahwa pengembangan pariwisata halal di negara tersebut sejauh ini mengacu pada GMTI 2019, yang menerapkan 14 komponen dalam kriteria ACES (Akses, Komunikasi, Lingkungan, dan Layanan) dengan skor yang berbeda. Akses memiliki skor 10 persen, Komunikasi 15 persen, Lingkungan 30 persen, dan Layanan 45 persen. Secara total, hampir 90 persen adalah komponen layanan dan 10 persen adalah komponen halal. Kami berusaha keras untuk meningkatkan semua komponen melalui IMTI, ungkapnya.

Dia menyatakan harapan bahwa Indonesia akan menjadi yang terbaik setelah negara dan Uni Emirat Arab selesai kedua tahun lalu, dengan skor 72,8 dari 100. Malaysia tetap di atas sebagai tujuan wisata halal terbaik di dunia, menurut GMTI. PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih Rp416,08 miliar pada 2018, naik 35,67 persen, dari Rp306,68 miliar pada 2017.

Peningkatan laba tahun lalu didukung oleh ekspansi pembiayaan, peningkatan berbasis biaya, dan dana murah yang optimal, Presiden Direktur BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo menginformasikan kepada pers, di sini, Kamis. Dari sisi pembiayaan, BNI Syariah, per Desember 2018, telah menyalurkan Rp28,30 triliun, atau meningkat 19,93 persen, dari Rp23,6 triliun pada 2017.

Komposisi pembiayaan tahun lalu disumbang oleh segmen konsumen, sebesar Rp13,92 triliun, atau 49,17 persen, dari total pembiayaan, diikuti oleh segmen komersial senilai Rp7 triliun, atau 24,74 persen; segmen kecil dan menengah, Rp5,97 triliun, atau 21,09 persen; segmen mikro, Rp1,08 triliun, atau 3,82 persen; dan Kartu Hasanah, Rp332,69 juta, atau 1,18 persen. Klik dp jasa seo.

Kualitas pembiayaan BNI Syariah relatif dijaga dengan baik, karena rasio Non-Performing Financing (NPF) pada tahun 2018 berada di bawah tiga persen, terutama pada 2,93 persen. Per Desember 2018, aset BNI Syariah telah mencapai Rp41,05 triliun, atau naik 17,88 persen, dari tahun sebelumnya.

Tahun lalu, BNI Syariah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp35,5 triliun dari pihak ketiga, atau naik 20,82 persen, dari Rp29,38 triliun pada tahun 2017, dengan lebih dari tiga juta pelanggan. Garuda Indonesia bersama dengan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memulai rencana untuk mulai mengoperasikan penerbangan penumpang dan kargo di rute Jepang-Makassar mulai Juni 2019.

Rencana itu terungkap dalam kunjungan Direktur Bisnis Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah, didampingi oleh CEO Daerah Domestik Kasulampua Aryo Wijosuseno, untuk bertemu dengan gubernur Sulawesi Selatan di Lounge Kantor Gubernur Baruga di Makassar, Kamis.

Kami telah merencanakan untuk bersiap berpusat di Ujung Pandang (Makassar). Hasil laut yang kami bawa ke Makassar kemudian akan dikirim ke Hong Kong, Jepang. Ini adalah pesawat kargo, kata Kurniansyah. Dia menjelaskan bahwa Jepang lebih suka menggunakan pesawat tipe Boeing khusus untuk penerbangan penumpang. Semoga rutenya cepat, katanya. Layanan penyedia jasa seo murah.

Garuda telah memuji Pemerintah Daerah (Pemda) untuk perawatan dan perhatiannya tentang rute baru. Jika pemerintah peduli, itu berarti khawatir, jadi setidaknya pejabatnya akan naik Garuda, katanya. Dia juga mengutip contoh permintaan pemerintah daerah Jawa Barat untuk memulai penerbangan di rute Denpasar-Bandung dan membuatnya sukses.

PT Garuda Indonesia juga berkomitmen untuk memperkuat perannya dalam pembangunan daerah. Apa yang perlu diperkuat untuk pengembangan Sulawesi Selatan. Peran Garuda, sebagai properti negara, dapat dimanfaatkan untuk kemajuan kawasan. Tidak ada gunanya jika daerah yang kita kembangkan tidak berkembang, katanya.

No Comments Yet.

Leave a comment